Menyulut Semangat Pemakmuran: Lebih dari Bangunan, Masjid Membangun Manusia

Ketika kita membicarakan masjid, apakah yang terlintas dalam pikiran Anda? Apakah hanya tentang bangunan fisik yang megah atau lebih dari itu? Menurut Kusnadi Ikhwan, Ketua DKM Masjid Al Falah, Kabupaten Sragen, masjid adalah lebih dari sekadar struktur batu bata dan semen yang menjulang tinggi. Dalam Pengajian Ramadan 1445 H di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Kusnadi dengan tegas menyatakan, "Masjid membangun manusia, tidak hanya membangun fisik."

Kusnadi dengan antusias membagikan semangatnya yang membara. Baginya, membangun fisik hanyalah satu aspek dari pemakmuran masjid. Sayangnya, banyak bendahara masjid terjebak dalam memprioritaskan pembangunan fisik semata. "Sebab bendahara seringkali hanya membangun fisik," ujarnya dengan nada prihatin.

Namun, di Masjid Al Falah, Kabupaten Sragen, semangat yang berbeda menyala. Masjid tersebut telah menjadi contoh bagi masjid-masjid di seluruh negeri. Bagi Kusnadi, profesionalisme adalah kuncinya. Ia menegaskan bahwa pengelolaan masjid haruslah lebih dari sekadar rapat tiga kali setahun menjelang perayaan besar agama. "Mengurus masjid tidak boleh sekadar mengisi waktu luang," tegasnya, "sebab itu pelayanan masjid tidak maksimal."

Di tengah semangat untuk meningkatkan kualitas pengelolaan masjid, Kusnadi memberikan berita menarik. Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting Pembinaan Masjid (LPCRPM) akan segera meluncurkan Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah. Rencananya, universitas setempat akan mendukung agenda ini, dan lulusan akan ditempatkan di berbagai masjid Muhammadiyah dengan gaji sesuai standar. "Sebab saat ini masih banyak masjid Muhammadiyah belum punya imam yang standar," tambahnya.

Dengan semangat dan tekad yang sama, Kusnadi dan timnya membuktikan bahwa memakmurkan masjid adalah lebih dari sekadar membangun struktur fisik. Ini tentang membangun manusia, menghidupkan nilai-nilai, dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi umat. Dan melalui inisiatif-inisiatif seperti Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah, mereka membuka jalan menuju masa depan di mana masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembelajaran dan pengembangan potensi manusia.

Sumber :

https://muhammadiyah.or.id/2024/03/memakmurkan-masjid-tidak-sama-dengan-membangun-fisik/

Post a Comment for "Menyulut Semangat Pemakmuran: Lebih dari Bangunan, Masjid Membangun Manusia"